Rencana BUMDes Bendo 2017
Selasa 28 November 2017

Bendo - Desa merupakan salah tempat yang potensial bagi perekonomian suatu negara. Banyak sumber daya alam dan potensi yang tersedia di desa. Pemerintah Desa Bendo memiliki rencana untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada bulan Agustus 2017. Tujuan didirikannya BUMDes menurut adalah agar mudahnya menaikkan taraf perekonomian penduduk desa Bendo dan mensejahterakan masyarakat. Modal awal untuk pembentukan BUMDes Bendo sebesar Rp 70.000.000,00 yang diperoleh dari kabupaten Boyolali untuk simpan pinjam yang berkaitan dengan UMKM. Disamping itu pemerintah desa Bendo juga pernah mendapat dana dari provinsi Jawa Tengah yang berkaitan dengan “Bali ndeso bangun ndeso” sebesar Rp 100.000.000,00. Rencana pemerintah desa Bendo adalah semua dana tersebut akan dimasukkan ke BUMDes.

Rencana program kerja BUMDes Bendo adalah dapat menghimpun usaha–usaha sektor ekonomi mikro untuk diberikan pelatihan dari pemerintah desa maupun simpan pinjam. Usaha di sektor produksi akan dibantu oleh BUMDes baik dari cara pembuatan dan cara pemasaran yang tepat. Kantor yang akan digunakan untuk BUMDes Bendo terletak pada Kantor Desa Bendo. Pemerintah desa Bendo juga sedang mencari SDM yang mau dan mampu untuk mengurusi BUMDes Bendo.

BUMDes Bendo juga berencana untuk bekerja sama dengan Kantor Pos Indonesia karena sebelumnya ada sosialisasi dari pemerintah kabupaten Boyolali yang berkaitan dengan Kantor Pos Indonesia. Manfaat dari adanya kerja sama ini adalah dapat melakukan pembayaran tagihan secara online yang berkaitan dengan angsuran sepeda motor, pajak khususnya pajak PPh dan PPN, lalu pengiriman barang juga bisa dilakukan melalui Kantor Pos Indonesia. “Padahal disini kan jauh sekali, mau ke Nogosori kurang lebih 8 km, mau ke Sambi kurang lebih 5 km. Lumayan jauh. Kalau kita berencana mendirikan itu dan nanti ada respon dari masyarakat otomatis nanti juga dapat membantu masyarakat.” ujar Samsidi.

Antusiasme masyarakat dinilai Samsidi sudah terlihat karena sebelumnya Samsidi pernah mengelola koperasi mandiri RT di desa Bendo yang sudah berbadan hukum. Permintaan modal dan pinjaman di koperasi mandiri tersebut selalu meningkat. Di samping itu, masyarakat juga membutuhkan modal.

Kendala yang dihadapi dalam proses pembentukan BUMDes Bendo adalah pada pencarian SDM. BUMDes Bendo sudah direncanakan sejak tahun 2014 tetapi mengalami kendala pada SDM. Maka dari itu pemerintah desa Bendo sedang dalam proses membidik orang–orang yang mau dan mampu untuk mengurusi BUMDes Bendo.

Manfaat BUMDes untuk pemerintah desa adalah membantu kalangan masyarakat yang membutuhkan, seperti tambahan modal. Jika dikelola di BUMDes nanti akan ada keuntungannya. Keuntungan ini dalam pembagiannya juga dibagi sama rata yaitu 50% masuk tambahan modal, lalu 50% lainnya digunakan untuk pelaksanaan kegiatan. Untuk pembangunan desa kurang lebih 20% dari SHU.

Harapan kedepan untuk pembentukan BUMDes adalah kebutuhan masyarakat yang ada di desa Bendo dapat tercukupi dan terlayani di Bendo saja, tidak harus keluar daerah. Pemerintah desa Bendo juga bercita–cita ingin mendirikan mini market yang tarafnya seperti mini market yang ada di kota–kota besar pada umumnya. Menurut Samsidi jika BUMDes saja bisa, kenapa harus mendatangkan investor yang lain. Jika Anda tertarik dengan peluang usaha Badan Usaha Milik Desa Bendo, silakan menghubung Kepala Desa Bendo Samsidi 081229818570.

Berita Terkini
Gabah Petani Diburu Penebas
Selasa 28 November 2017
Embung Tekan Kekeringan
Selasa 28 November 2017
Wakil Bupati Lantik Pejabat Baru
Selasa 28 November 2017
Rembug Warga